Jumat, Mei 02, 2014

periksa jantung di pusat jantung nasional harapan kita jakarta





agustus 2012 saya melahirkan secara sesar di rumah sakit kartika sukabumi.saya ditangani oleh dr.dedi panhar spog.hari ke dua pasca melahirkan,seorang perawat masuk ke ruangan,perawat itu menyampaikan bahwa suami saya harus datang ke ruang bayi dipanggil oleh dr.gondo (dokter spesialis anak di rs kartika),ada yang harus dibicarakan.jujur saja waktu itu saya dan suami sedikit takut,takut ada hal-hal buruk yang menimpa anak saya syafieq.

sekembalinya dari ruang anak suami menceritakan bahwa dr.gondo menjelaskan di jantung syafieq terdapat titik hitam,penjelasannya :titik tersebut bisa jadi lubang kecil,bisa juga hanya sekedar titik.anak saya  harus diperiksa lagi nanti saat berusia 3 bulan,di rumah sakit jantung dengan alat yang lebih lengkap(referensinya rs.harapan kita jakarta/rs hasan sadikin bandung)karena di usia 3 bulan jantung bayi sudah berkembang sehingga memudahkan untuk pemeriksaan lebih lanjut.saat itu saya sedih dan juga takut,bagaimana kalau titik itu lubang yang kian lama akan kian membesar?mendengar rumah sakit jantung harapan kita nya pun saya sudah membayangkan yang tidak2,saat itu kami hanya sanggup berdoa semoga syafieq akan baik-baik saja.

kartu pasien diberikan setelah kita mendaftar

tiga bulan kemudian saya tidak berani memeriksakan syafieq ke dokter lagi(lagi),jujur saya takut dengan hasil pemeriksaan nanti.tapi lama2 saya sadar bahwa semua ini harus dihadapi bukan untuk dihindari,bukankah lebih baik tahu diawal agar ada penanganan maksimal untuk anak saya.karena ada rencana pindah ke jakarta kami memutuskan untuk periksa ke rs harapan kita setelah kami pindah ke jakarta.

sebulan kemudian kami memeriksakan syafieq ke dr.gondo di rs.kartika,untuk konsultasi lagi tentang masalah jantungnya.setelah dipriksa dan konsul dengan dokter gondo akhirnya dr.gondo memberikan surat pengantar untuk kami bawa ke rs harapan kita jakarta.katanya kalau disukabumi alatnya kurang lengkap.(dikemudian hari saya baru tahu kalau periksa echo ternyata di rsud samsudin/bunut sukabumi juga ada)

setelah urusan pindah rumah dari sukabumi ke jakarta selesai baru kami pergi pusat jantung nasional harapan kita.saya lihat ada dua gedung yang bersebelahan gedung yang satu rumah sakit anak dan bunda harapan kita,gedung satu lagi pusat jantung nasional harapan kita,terletak di jl.s.parman kav 87 slipi jakarta barat.

seumur hidup baru kali itulah saya ke rumah sakit harapan kita,tempatnya sangat luaaasssss.... tempat parkir penuh,tapi alhamdulillah setelah berputar-putar kami dapat tempat parkir juga meskipun di ruang terbuka yang amat sangat panas.pertama datang kami disambut senyuman ramah dari para satpam dan petugas dipintu utama rumah sakit.kemudian antri diloket pendaftaran.tempat pendaftaran pasien tunai,askes,jamkesda dll itu loketnya berbeda,masing-masing memiliki loket sendiri.kebetulan anak saya pasien tunai jadi tidak ada antrian panjang seperti loket-loket lain.kursi-kursi diruang tunggu sangat penuh,tapi seorang bapak merelakan kursinya untuk saya,alhamdulillah bisa duduk juga.

yang membuat saya sedih dan miris orang yang berjubel di ruangan itu hampir semuanya punya kelainan jantung,saat itu aku berdoa "yaa rabb... semoga syafieq baik-baik saja,mudahkan semuanya rabb".di ruang tunggu yang besar itu saya lihat orang-orang yang beragam dari seluruh penjuru nusantara ada disini,papua,etnis china,logat jawa,logat batak dan banyak lagi.dari yang sudah tua renta sampai bayi baru lahir ada diruang tunggu ini :(.

hasil ekg syafieq

diharapan kita kalau saya tidak salah hitung ada 15 ruang periksa,yang masing2 ruangan dokter spesialis jantungnya lebih dari satu.pertama saya masuk ke ruang periksa EKG (electrocardiogram),setelah diperiksa ekg saya harus antri di ruang periksa dokter,lalu perawat menimbang berat badan bayi,panjang tubuh,lingkar kepala dan satu lagi saya lupa istilahnya kalau tidak salah mengukur oksigen dalam darah.hasilnya perawat itu bilang bahwa syafieq normal,entah kebetulan atau bagaimana semua hasil pemeriksaannya ada angka 6 nya.


setelah diperiksa ini itu akhirnya tibalah waktunya syafieq diperiksa oleh dr.radityo dokter spesialis jantung bertubuh subur,berkaca mata dengan ekspresi wajah yang datar.syafieq diperiksa dan kami konsultasi serta tidak lupa memberikan surat pengantar dari dr.gondo.

dr.radityo bertanya "apakah anak ibu ada riwayat badan membiru?pernah kena penyakit flu batuk dalam waktu lama?pernah kejang?" dan jawabannya TIDAK,dari lahir hingga 5 bulan usianya syafieq terlihat baik-baik saja..dr.radityo tanya lagi "mana hasil rontgen nya bu?" karena tidak pernah dirontgen saya jawab "tidak ada". "jadi,dokter anak itu menyuruh ibu periksa ke sini dengan hanya membawa selembar surat pengantar?dari mana kita bisa tahu kondisi anak kalau tidak dirontgen???" ekspresi wajahnya yang datar semakin terlihat datar saja bahkan cenderung marah.yah.. memang kenyataannya dr.gondo tidak pernah meminta saya untuk rontgen.bagaimana lagi? akhirnya dr.radityo menyarankan kami untuk RONTGEN dan periksa ECHO(echocardiogram) terlebih dahulu.

hasil rontgen syafieq


harus antri lagi di ruang rontgen,hmmm... diruang tunggu itu saya ngobrol dengan seorang ibu(terlihat wajahnya chines),dia berasal dari bangka.anaknya akan dioperasi jantung untuk kedua kalinya karena ada kebocoran jantung.sungguh hati saya hancur melihat anak berumur 1,5 thn itu,kulitnya yg putih,mata sipitnya,terlihat ringkih layu terlihat tidak ada energi sama sekali.belum lagi anak2 lainnya yang kondisinya sungguh sangat sangat memprihatinkan.adalagi seorang ibu dari wonosobo,katanya dia sudah menghabiskan dana 300 juta karena anaknya harus di ICU selama 1 bulan di rs harapan kita.(duhhhh gusti... saat itu saya betul2 takut terjadi apa2 dengan syafieq).setelah di rontgen kami harus antri lagi di ruang periksa ECHO.karena sudah jam satu saya,suami dan tiga kakak ipar bergantian untuk sholat dzuhur dan bergiliran menjaga syafieq.masjidnya dilantai tiga kalau tidak salah,dalam doa dengan berurai airmata saya panjatkan doa semoga syafieq dijauhkan dari segala macam penyakit,dan dimudahkan semuanya.

hasil pemeriksaan echo syafieq

tiba saatnya syafieq diperiksa ECHO,kalau saya melihat alatnya ibaratnya ECHO itu usg jantung.syafieq  ditempeli banyak kabel dan alat2 itu sungguh membuat saya gugup,takut... setelah itu kami masih harus menunggu hasil rontgen dan echo tadi,baru nanti konsul dengan dr.radityo lagi.capek.. lelah.. gugup.. takut.. beribu rasa campur aduk menjadi satu.

hampir jam 3 akhirnya tiba pemeriksaan terakhir di ruang dr.radityo,kesimpulannya jantung syafieq bersih,tidak ada titik apalagi lubang. "sudah ibu bawa pulang ini anak,rawat baik2,anak ini sehat jantungnya bagus,jangan balik lagi kesini ya bu.."ucap dr.radityo dengan sedikit tersenyum diwajahnya yang datar.saya sujud syukur kepada ALLAH... anak saya baik2 saja.

dari semua kejadian ini teman saya yang seorang dokter berkesimpulan bahwa mungkin saja titik yg dulu diceritakan dr.gondo itu hilang,kalaupun misalnya dulu titik itu terdeteksi sebagai lubang bisa jadi lubang itu sudah merapat lagi dengan sendirinya,ini hal yang mungkin saja terjadi.
 
bagaimana dengan biaya rumah sakitnya?kalau pendaftaran plus periksa dokter nya sekitar 130 ribu,pemeriksaan ECHO sekitar 400 ribu,total biaya yang dikeluarkan sekitar 900 ribu rupiah,(tanpa askes/tunai).

dari kejadian ini saya mengambil pelajaran bahwa semua proses harus dihadapi bukan dihindari,dan jangan terpaku pada satu pendapat dokter,bila perlu carilah second opinion dari dokter lain.apapun itu terimakasih kepada dokter gondo dan juga dokter radityo yang sudah memeriksa anak saya dengan baik.




20 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  2. alhamdulilah gak apa2 ya mak. oh ya kakak iparku kerja di sana , jadi aku juga pernah melihat situasi di rumah sakit di sana

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya alhamdulillah mak ga pa2... oh kk nya kerja di harapan kita?nice info.. makasih udah brkunjung...:)

      Hapus
  3. Ikut tegang membacanya Bu, Alhamdulillah nggak kenapa-kenapa...

    BalasHapus
  4. Membuat semua sadar dan semoga bisa lebih menghargai arti kesehatan. Semoga anaknya sehat selalu, bu :)

    BalasHapus
  5. mas ahmed:iya mas alhamdulillah anak sy sehat2 aja,tengkyu sdh brkunjung...
    hanny:aamiin... tengkyu mbak...:)

    BalasHapus
  6. salam kenal Bu..anak saya yg bontot lgs periksa segera setelah lahir, disuruh DSOGnya..alhamdulillah echo reportnya bagus juga..salam buat Syafiq ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulillah mak klo anak'y sehat,salam kembali buat aunty fitri :)

      Hapus
  7. Mak, aku nangis bacanya. Dr semula tegang jd senyum. Ikt merasakan perjuanganmu Mak. Sehat selalu ya Syafieq.

    BalasHapus
  8. anaku sdh dr lahir jantung ny ada kbcoran,tp krn tkt biaya mhal aq. blm periksa k dktr sp jantung.tp 1 mggu kmrn anku skt pnas, smpai kejang,smpai akhrnya drjuk k r.s & postv dbd.trombostny cm 110rb ml d bwah norml.setiap hr trus mnurun smpai d angka 63rb bdan ny lemas aq kehilngan wajh ceria anku...moment yg membuwt aq trsdar ktika anku d ambil drah saking kuatnya bendungan dr karet untk mengmbil drah tngan anku mnjdi memar ungu...dktr memntaku untk sgera membwa k dktr sp jntung dr stu aq menangs.air mtaku sdg tdk bs kuthan knp aq tega mbiarkn smw ny berlarut2..aq. berdosa ..knp tdk dr dlu aq membwa anku mfkn
    ibumu nak dlm ht,,dng artikel ni menambh keyaknanku untk sgera mmbwa anku k sp jntung, skrg aq sdar smw ni hrs dhdapi bkn dtakuti.mhon doa dr teman smw untuk ksembuhan anaku terimakasih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. @donny kusumo:sy ikut prihatin dgn kondisi anaknya,segera bawa ke spesialis jantung ya pak/bu,semoga cepat membaik... salam hangat...

      Hapus
  9. Maret 2016 ini adalah yg ke 6x kami ke Harkit, pasca operasi Raffi ku ...Yg pernah bocor jantungnya...
    Mohon doanya....

    BalasHapus
  10. @dwiyenie: semoga dilancarkan dan dimudahkan segalanya ya mbak,Allah berikan yg terbaik,insya Allah... yg kuat dan sabar ya mba...

    BalasHapus
  11. Semoga putra - putrinya selalu sehat hingga dewasa. Menjadi insan shaleh/shalekhah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin yaa robbal 'aalamiin... terimakasih pak :)

      Hapus
  12. Semoga diberi kesembuhan dan kelancaran dalam berobat.

    BalasHapus
  13. Semoga diberi kesembuhan dan kelancaran dalam berobat.

    BalasHapus
  14. ketika sya masih kecil kurang lebih 5 th jantung saya sudah terdeteksi bocor dan harus dioperasi, karena alasan keuangan akhirnya orang tua sy pasrah dengan keadaan sy, sampai sekarang sy usia 32 tahun setelah ada bpjs sy periksakan lagi, kurang lebih sudah 1 th lebih sy melakukan pemeriksaan, hasilnya bocornya (ASD Primum) antara 3-4 cm, dokter mengatakan kalo ada tekanan paru2 ke jantung maka operasi tidak bisa dilakukan, dan sampai saat ini sy masih menjalani pemeriksaan selanjutnya yaitu kateterisasi jantung, mohon doanya mudah2an semua berjalan dengan lancar sampai dengan proses operasinya. Aaaamiiin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulillaah ya pak klo sdh tertangani dgn baik,semoga dilancarkan dimudahkan dan disehatkan kembali ya pak... terimakasih sdh berkunjung :)

      Hapus

terimakasih sudah berkunjung,silahkan tinggalkan jejak anda disini....:)